BangunMedia.id / LAMPUNG (22 Januari 2026) – DPW Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Provinsi Lampung secara resmi mempertanyakan kredibilitas pengerjaan dua kapal perang jenis Offshore Patrol Vessel (OPV) di galangan PT Noahtu Shipyard (eks PT DRU). Proyek yang dipesan Kementerian Pertahanan ini diduga kuat mengalami penyusutan spesifikasi mesin secara drastis.
Ketua SWI Lampung menyatakan bahwa informasi yang dihimpun menunjukkan kapal yang seharusnya memiliki empat "jantung" pacu (mesin), kini hanya menyisakan dua unit. "Ini adalah ancaman bagi pertahanan kita. Kapal perang bukan kapal pesiar; kecepatan dan ketangguhan adalah harga mati," tegasnya.
Selain masalah mesin, SWI Lampung menyoroti "mangkraknya" jadwal serah terima yang telah melampaui kontrak. SWI memberikan tenggat waktu 3x24 jam bagi pihak galangan untuk mengklarifikasi temuan ini sebelum laporan resmi diteruskan ke penegak hukum.
Email SWI: mediaswilampung@gmail.com
