BANGUN MEDIA / **BANDAR LAMPUNG** Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (Arun) Provinsi Lampung memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan gejolak pasar global dan lonjakan harga minyak dunia.
Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD Arun Lampung, Ardho Adam Saputra, menilai kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berperan sentral dalam menjaga keseimbangan fundamental ekonomi domestik.
Ardho menjelaskan bahwa pemerintah saat ini menghadapi tantangan kompleks, terutama terkait kenaikan harga minyak mentah yang membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui pos subsidi energi.
"Di tengah kenaikan harga minyak dunia, tekanan terhadap APBN tentu meningkat. Ditambah lagi dengan pergeseran sentimen investor global yang beralih ke aset aman seperti dolar AS," ujar Ardho di Bandar Lampung, Minggu (26/4/2026).
Meskipun terdapat fluktuasi internasional, ia menilai indikator ekonomi makro Indonesia tetap terjaga, salah satunya tercermin dari terkendalinya nilai tukar rupiah. "Ini menunjukkan kepemimpinan nasional saat ini sangat responsif dan terarah," tegasnya.
Selain aspek makro, DPD Arun Lampung menyoroti konsistensi kebijakan hilirisasi industri sebagai fondasi ketahanan ekonomi jangka panjang. Ardho juga menggarisbawahi beberapa program strategis yang dianggap mampu menggerakkan ekonomi akar rumput, di antaranya:
Program Makan Bergizi Gratis: Dianggap efektif menjaga daya beli masyarakat.
Koperasi Merah Putih & Kampung Nelayan: Langkah konkret penguatan ekonomi rakyat.
Kedaulatan Pangan dan Energi: Kunci kemandirian ekonomi nasional.
Sebagai catatan penutup, Ardho mengingatkan pemerintah untuk tidak lengah dalam hal kepastian hukum. Menurutnya, stabilitas ekonomi harus dibarengi dengan penegakan hukum yang adil dan transparan guna menjaga kepercayaan investor.
"Hukum tidak boleh pandang bulu. Kepastian hukum yang jelas adalah instrumen utama pendukung iklim investasi yang sehat," pungkasnya.(RI)
