BANGUN MEDIA / PEMPROV LAMPUNG / Pada minggu pertama bulan Mei 2026, hasil pemantauan PIHPS Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung menunjukkan terjadinya peningkatan harga pada komoditas cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, dan daging ayam ras. Kenaikan harga tersebut didorong oleh terbatasnya pasokan pada beberapa komoditas hortikultura akibat serangan organisme pengganggu tanaman serta meningkatnya harga bahan baku pakan ternak yaitu jagung. Sedangkan harga komoditas telur ayam ras, minyak goreng, dan gula pasir mengalami penurunan sejalan dengan kenaikan produksi di sentra produksi lokal serta kelancaran distribusi pasokan.
Di sisi lain, harga daging sapi dan beras stabil dibandingkan minggu sebelumnya sejalan dengan terjaganya pasokan dan permintaan.
Sejalan dengan perkembangan tersebut, upaya pengendalian inflasi daerah perlu terus diperkuat melalui pemantauan harga dan ketersediaan pasokan secara intensif, terutama pada komoditas hortikultura yang cenderung berfluktuasi. Selain itu, pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM) secara selektif pada wilayah yang mengalami kenaikan harga serta penguatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) dengan daerah pemasok utama menjadi penting untuk menjaga kelancaran distribusi dan kestabilan pasokan. Selanjutnya, sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Satgas Pangan juga perlu terus dioptimalkan melalui koordinasi lintas instansi dan respons kebijakan yang cepat guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat pada awal bulan Mei 2026.(*)
